Selain praktik membatik, peserta juga dimanjakan dengan sajian makanan dan minuman dari pihak hotel, sehingga suasana kegiatan terasa semakin nyaman dan menyenangkan. Setiap peserta juga mendapatkan berbagai fasilitas, mulai dari media pouch batik, perlengkapan membatik, dokumentasi kegiatan, hingga kesempatan memperoleh voucher khusus bagi peserta terbaik.
Rhenantya menambahkan, kegiatan seperti ini akan terus dikembangkan ke depan sebagai bagian dari komitmen hotel dalam menghadirkan program yang berdampak positif bagi masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi inspirasi dan memicu lebih banyak inisiatif serupa, baik dalam pelestarian budaya maupun pemberdayaan perempuan. Aston Purwokerto akan terus berkomitmen menghadirkan program-program yang inspiratif dan bermanfaat,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Aston Purwokerto tidak hanya memperingati Hari Kartini secara simbolis, tetapi juga menghadirkan makna yang lebih dalam yakni mendorong perempuan untuk terus berdaya sekaligus menjaga identitas budaya bangsa.















