Cosplayer Mobile Legends dari Berbagai Daerah Curi Perhatian di Kapolda Jateng Cup 2026

Kehadiran deretan cosplayer karakter Mobile Legends dari berbagai daerah menjadi daya tarik Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026. Foto: Polda Jateng
banner 120x600

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto mengatakan kehadiran cosplay di Kapolda Jateng Cup 2026 bukan hanya sekadar pelengkap acara.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap perkembangan kreativitas dan ekonomi kreatif yang tumbuh di kalangan generasi muda.

“Cosplay merupakan seni kreatif yang memadukan kemampuan merancang kostum, tata rias, hingga seni pertunjukan. Di balik penampilan para cosplayer terdapat proses yang panjang, mulai dari riset karakter, pembuatan properti, hingga keberanian untuk tampil di depan publik. Ini adalah bentuk kreativitas yang patut diapresiasi,” ujar Kombes Pol Artanto.

Ia menambahkan, esports dan cosplay sejatinya lahir dari ekosistem komunitas yang sama dan telah berkembang menjadi ruang ekspresi positif bagi anak muda.

Melalui Kapolda Jateng Cup 2026, Polda Jateng ingin menghadirkan konsep festival yang tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga memberi ruang bagi kreativitas, kolaborasi, dan kebersamaan.

Artanto menjelaskan, perkembangan cosplay saat ini telah membuka banyak peluang baru di sektor industri kreatif.

Di dalamnya terdapat berbagai profesi yang saling mendukung, mulai dari pembuat kostum, pembuat properti, fotografer, videografer, hingga content creator.

“Cosplay telah berkembang menjadi bagian dari industri kreatif yang memiliki nilai ekonomi. Di dalamnya ada costume maker, prop maker, fotografer, videografer hingga content creator. Kami ingin menunjukkan bahwa hobi yang ditekuni secara serius dapat berkembang menjadi karya dan bahkan peluang yang bernilai positif,” jelasnya.

Ia menilai tingginya antusiasme peserta dan pengunjung menunjukkan bahwa Kapolda Jateng Cup 2026 telah bertransformasi menjadi festival komunitas yang mampu menyatukan pecinta esports, budaya pop, dan generasi muda dalam satu ruang yang sehat dan produktif.

Momentum Hari Bhayangkara ke-80 pun dimanfaatkan untuk semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat melalui kegiatan yang kreatif dan inklusif.

“Kami ingin Hari Bhayangkara ke-80 ini menjadi momentum kebersamaan bersama masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap semakin banyak generasi muda yang dapat menyalurkan kreativitasnya melalui kegiatan yang positif, memperluas pertemanan, dan membangun komunitas yang sehat serta membanggakan,” pungkasnya.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow