Pada ajang bergengsi tersebut, Unsoed berhasil memborong delapan penghargaan dari berbagai kategori strategis, yang meliputi:
- Terbaik Pelaksana Kosabangsa – Prof. Totok ADH
- Gold Winner Kerja Sama Pemda–LSM
- Gold Winner Siaran Pers
- Gold Winner Keprotokolan
- Gold Winner Media Sosial
- Silver Winner Kerja Sama Internasional
- Silver Winner Laman
- Terbaik ke-3 Pengelola KIP-K
Ragam kategori tersebut menunjukkan kekuatan Unsoed tidak hanya pada aspek akademik, tetapi juga pada pengelolaan komunikasi publik, jejaring kemitraan, serta dukungan terhadap program-program nasional yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Rektor Unsoed Prof. Akhmad Sodiq menegaskan bahwa raihan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika.
“Prestasi ini merupakan wujud nyata sinergi dan dedikasi seluruh sivitas akademika Unsoed. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas upaya berkelanjutan Unsoed dalam membangun tata kelola yang akuntabel, komunikasi publik yang efektif, serta jejaring kerja sama yang berdampak,” ungkapnya.
Menurutnya, pencapaian tersebut juga mencerminkan keseriusan Unsoed dalam memperkuat peran strategis di tingkat nasional maupun internasional, terutama dalam bidang kerja sama lintas sektor, pengelolaan informasi publik, dan pelaksanaan program strategis pemerintah.
Melalui capaian di Anugerah Diktisaintek 2025, Unsoed berharap dapat terus menjaga momentum peningkatan kinerja institusi. Prestasi ini diharapkan menjadi pemicu semangat untuk terus berinovasi, memperkuat daya saing, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa melalui pendidikan tinggi yang inklusif dan berkelanjutan.















