News  

Besok Jembatan Serayu Banyumas Ditutup Total Selama Dua Pekan, Ini Jalur Alternatif yang Disiapkan

Jembatan Serayu. Foto: Pemkab Banyumas
banner 120x600

Kendaraan Kecil Masih Bisa Lewat Jalur Kabupaten

Berbeda dengan kendaraan besar, mobil pribadi dan kendaraan kecil masih dapat menggunakan ruas jalan Banyumas–Mandirancan sebagai jalur alternatif.

Namun, karena lebar jalan di kawasan tersebut terbatas, Dishub memasang portal pengaman untuk mengatur jenis kendaraan yang diperbolehkan melintas dan menghindari kepadatan lalu lintas.

Antisipasi Kemacetan di Jalur Rawalo

Dishub Banyumas juga mewaspadai potensi kemacetan di ruas Patikraja–Rawalo yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik rawan kepadatan akibat keberadaan perlintasan sebidang kereta api.

Untuk meminimalkan dampak tersebut, Dishub menggandeng Fakultas Teknik Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) melakukan kajian dampak lalu lintas selama masa penutupan Jembatan Serayu berlangsung.

Selain itu, simulasi rekayasa lalu lintas juga dilakukan sebelum penutupan total diberlakukan. Uji coba dilakukan dalam dua sesi, yakni pagi hari pukul 08.00–11.00 WIB dan sore hari pukul 16.00–18.00 WIB.

“Jadwal ini bersifat tentatif mengikuti dinamika lapangan. Kami ingin memastikan dampak mobilitas masyarakat dapat ditekan sekecil mungkin,” kata Arif.

Dishub mengimbau masyarakat untuk mengatur jadwal perjalanan sejak dini dan memperhatikan seluruh rambu maupun petunjuk pengalihan arus yang telah dipasang di lapangan.

Penutupan Jembatan Serayu ini diperkirakan akan memengaruhi arus lalu lintas dari berbagai arah, terutama kendaraan logistik dan angkutan umum yang biasa melintasi jalur Banyumas-Kalibagor. Karena itu, pengguna jalan diharapkan memilih rute alternatif guna menghindari kepadatan dan memperlancar proses perbaikan jembatan yang menjadi salah satu akses vital di Kabupaten Banyumas.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow