Tak hanya itu, Belarus juga menyatakan kesiapan memperkuat kolaborasi di bidang kesehatan melalui dukungan layanan medis dan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan.
“Kami siap untuk membuka berbagai proyek kerja sama dan memperluas kerja sama apa pun di Indonesia. Tidak hanya kerja sama perdagangan, tapi pembangunan perusahaan bersama joint venture dan lokalisasi pabrik di sini. Negara kami siap memberikan dukungan orang untuk kesehatan dan penyiapan bidang medis bagi orang Indonesia,” tutur Presiden Belarus.
Dalam pernyataannya, Lukashenko turut menyambut baik rencana pembukaan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Belarus. Menurutnya, keberadaan perwakilan diplomatik tersebut akan semakin mempererat hubungan kedua negara.
Ia juga menilai penerbangan langsung dan kebijakan bebas visa akan mendorong peningkatan kunjungan wisatawan serta memperkuat hubungan antarmasyarakat.
“kamegasi kami memiliki perhatian yang sangat tinggi terhadap saling kunjung turis itu. Kami terbuka pembukaan kedutaan Indonesia di Belarus dan juga akan pembukaan visa bebas itu juga akan mempermudah kunjungan warga Belarus ke Indonesia seperti hal sudah kami lakukan kepada warga Indonesia ke Belarus,” ujarnya.
Menutup pernyataannya, Presiden Lukashenko menegaskan Belarus berkomitmen terus membangun hubungan yang saling menguntungkan dengan Indonesia.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas dukungannya dalam mempererat hubungan bilateral yang didasarkan pada semangat persahabatan dan saling percaya.
“Ini menjadi suatu yang memungkinkan berkat energi dan dukungan Bapak (Presiden Prabowo) yang sangat kuat bagi pemerintah Belarus dalam kerja sama dengan Indonesia. Kami sangat berterima kasih bahwa kami saling menghargai persahabatan kita,” ucapnya.















