Kemenag Purbalingga Luncurkan Gerakan Paku Bumi, Dorong Wakaf Produktif

Kemenag Purbalingga Luncurkan Gerakan Paku Bumi, Dorong Wakaf Produktif. Foto: Pemkab Purbalingga

PURBALINGGA, MyInfo.ID – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Purbalingga meluncurkan inovasi Gerakan Purbalingga Sadar Wakaf Produktif dengan tagline Paku Bumi (Purbalingga Wakaf Produktif Bagi Umat Maslahat dan Bersinergi). Peluncuran ini berlangsung di Ruang Andrawina Hotel Owabong, Kabupaten Purbalingga, Rabu (21/1/2026).

Melalui gerakan tersebut, Kemenag Purbalingga mendorong optimalisasi pemanfaatan tanah wakaf agar tidak hanya berfungsi secara sosial-keagamaan, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat.

Kepala Kantor Kemenag Purbalingga, Zahid Khasani, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 358 lokasi tanah wakaf di wilayah Purbalingga dengan luas total mencapai 133.619 meter persegi. Namun, pemanfaatan wakaf produktif masih tergolong rendah.

Ia menyebutkan, dari total aset wakaf yang ada, baru sekitar 10 persen yang dikelola secara produktif. Padahal, potensi pengembangan wakaf di berbagai sektor masih terbuka lebar, termasuk di bidang pertanian yang menjadi mata pencaharian utama masyarakat Purbalingga.

“Wakaf-wakaf yang sudah ada datanya nanti kita edukasi bersama ke masyarakat agar fungsi wakaf lebih maksimal untuk kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Tengah, Saiful Mujab, menilai bahwa selama ini pemanfaatan wakaf masih terjebak pada pola tradisional. Ia menyebut wakaf kerap berhenti pada fungsi 3M, yakni masjid, makam, dan madrasah.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow