PURWOKERTO, MyInfo.ID – Mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik dan Sains Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), berhasil menembus peringkat 6 tingkat nasional, sekaligus membawa pulang Medali Perunggu pada ajang Kompetisi Mahasiswa Muhammadiyah (KMM) dan Program Kreativitas Mahasiswa Muhammadiyah (PKMM) 2025. Penghargaan tersebut diberikan oleh Asosiasi Sains dan Teknologi Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah melalui SK No.159/KEP/AST-PTMA/II.3.AU/F/2025.
Dalam kategori Smart Internet of Things, tim yang dipimpin Bangga Putra Pribadi mengajukan karya inovatif berjudul “Implementasi Internet of Things untuk Pemantauan Suhu, Kelembapan, dan Gas Amonia serta Kontrol Otomatis Exhaust Fan pada Peternakan Ayam Petelur.” Proyek ini memanfaatkan teknologi sensor yang terintegrasi dengan sistem kontrol otomatis dan manual melalui aplikasi Blynk pada perangkat seluler.
Bangga Putra Pribadi menuturkan bahwa dorongan mengikuti kompetisi justru datang dari pengalaman pahit mereka pada lomba-lomba sebelumnya. Alih-alih membuat patah semangat, kekalahan itu menjadi titik balik.
“Karena kegagalan pada lomba lomba sebelumnya membuat kami ingin mencoba terus sampai berhasil,” ujar Bangga dalam keterangannya dikutip Senin (24/11/2025)
Ia menjelaskan bahwa dalam pengembangannya tim menghadapi sejumlah kendala, mulai dari waktu pengerjaan yang sangat terbatas hingga error pada komponen ketika sistem membutuhkan perpindahan mode dari otomatis ke manual. Meski demikian, mereka berupaya menyelesaikan setiap hambatan dengan penjadwalan yang lebih ketat, kerja lembur, serta konsultasi intensif bersama dosen pendamping, M. Taufiq Tamam, S.T., M.T. Berkat proses tersebut, prototype akhirnya mampu bekerja lebih stabil meskipun belum sepenuhnya sempurna.
Kepala Program Studi Teknik Elektro UMP, Abdul Latif, S.T., M.Eng., menyampaikan apresiasinya atas prestasi yang diraih mahasiswa. Ia menilai capaian tersebut menjadi bukti kualitas kreativitas dan ketekunan mahasiswa dalam berkarya.
“Saya sangat bersyukur dan bangga atas capaian mahasiswa kami di KMM dan PKKM 2025. Ini bukti kerja keras, semangat, dan kreativitas mereka,” ujarnya.
Abdul Latif berharap keberhasilan ini dapat mendorong mahasiswa lain untuk terus mengembangkan inovasi. Ia juga mengingatkan pentingnya memanfaatkan seluruh fasilitas kampus dan menjadikan masa studi sebagai kesempatan emas untuk terus bereksperimen dan melahirkan karya baru.













