JAKARTA, MyInfo.ID – Industri fesyen muslim atau modest fashion di Indonesia terus mencatat pertumbuhan yang stabil dalam beberapa tahun terakhir. Tren positif ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu pemain utama dalam industri modest fashion dunia.
“Dengan bekal kreativitas para desainer, kekayaan alam dan budaya, inovasi desain yang khas, serta jumlah penduduk muslim yang besar, Indonesia dinilai memiliki potensi besar untuk mendominasi pasar fesyen muslim internasional,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Jumat (17/10/2025).
Untuk memperkuat pertumbuhan industri ini, pemerintah terus menggandeng berbagai pemangku kepentingan. Salah satu langkah strategisnya adalah penyelenggaraan pameran dan ajang kreatif yang dapat menjadi wadah bagi pelaku industri fesyen muslim untuk menampilkan karya terbaik, memperluas jaringan bisnis, dan memperkuat posisi Indonesia di kancah global.
Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Reni Yanita menjelaskan, potensi ekonomi Islam global, termasuk sektor modest fashion, memiliki prospek yang sangat cerah.
“Berdasarkan State of Global Islamic Economy Report (SGIER) 2024/2025, pada tahun 2023 pengeluaran konsumen muslim di enam sektor utama mencapai USD2,43 triliun, dan diproyeksikan meningkat sebesar 5,3 persen menjadi USD3,36 triliun pada tahun 2028,” ungkapnya saat membuka Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MOTIONFEST) 2025 di Jakarta.
IN2MOTIONFEST 2025, hasil kolaborasi Bank Indonesia dan Indonesia Fashion Chamber (IFC), mengusung tema “One Vision, One Movement: Advancing Indonesia Modest Fashion Through Synergy & Collaboration”. Tema ini menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor untuk membawa fesyen muslim Indonesia mendunia.
Reni menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang turut berkolaborasi. “Kami optimistis, keterlibatan berbagai pihak akan mempercepat perkembangan industri fesyen muslim di Indonesia sekaligus mengangkat potensi kain wastra nusantara agar dapat menembus pasar internasional,” ujarnya.













