PURWOKERTO, MyInfo.ID – Berawal dari suara knalpot brong yang menimbulkan kebisingan, seorang pelajar berusia 14 tahun diduga meninggal dunia usai mengalami penganiayaan di Purwokerto, Kabupaten Banyumas. Satres PPA dan PPO Polresta Banyumas telah menetapkan RM alias U (25), warga Kecamatan Purwokerto Timur, sebagai tersangka.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Gerilya Timur, Kelurahan Berkoh, Kecamatan Purwokerto Selatan, Banyumas, Sabtu (5/9) sekitar pukul 03.00 WIB.
Sebelum kejadian, korban berinisial SHAP, warga Kecamatan Kembaran diketahui sempat keluar rumah menggunakan sepeda motor pada Jumat (4/9) malam.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi, korban sempat kembali ke rumah sekitar pukul 01.00 WIB pada Sabtu dini hari. Sekitar pukul 02.00 WIB, korban masih berada di depan rumah sambil menggunakan telepon seluler.
Orang tua korban kemudian tidur dan tidak mengetahui dengan siapa korban kembali keluar rumah. Sekitar pukul 05.00 WIB, keluarga mendapat informasi dari tetangga bahwa korban ditemukan sudah tergeletak di tanah depan rumah.
Dari keterangan teman yang bersama korban, rombongan sebelumnya berkumpul di sekitar Menara Pandang Purwokerto sebelum bergerak menuju kawasan Berkoh. Korban yang saat itu membonceng, keduanya hanya lihat-lihat saja, bukan ikut balap liar.
Saat melintas di sekitar Bundaran Berkoh, sepeda motor yang digunakan korban disebut menjadi perhatian warga karena suara knalpotnya. Dalam kejadian tersebut, korban diduga terkena pukulan balok kayu yang mengenai bagian atas kepala.
Korban kemudian mengalami muntah dan kehilangan kesadaran setelah tiba di depan rumah. Keluarga berupaya membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.















