News  

Pramuka Jadi Ruang Pendidikan Karakter, 407 Siswa SMP Ikuti Perkemahan di Bogor

407 siswa SMP mengikuti Perkemahan Anak Indonesia Hebat 2026 bertema “Tunas Aman, Sekolah Nyaman” di Camp Hulu Cai, Bogor, Jawa Barat. Foto: Keendikdasmen
banner 120x600

BOGOR, MyInfo.ID – Perkemahan Anak Indonesia Hebat 2026 digelar Kemendikdasmen sebagai sarana pembelajaran karakter bagi 407 siswa SMP dari berbagai daerah di Indonesia. Selama lima hari 31 Agustus – 4 September 2026, para peserta tidak hanya mengikuti kegiatan Pramuka, tetapi juga belajar mandiri, bekerja sama, memimpin, hingga membangun kepedulian terhadap lingkungan sekolah.

Kegiatan bertema “Tunas Aman, Sekolah Nyaman” itu berlangsung di Camp Hulu Cai, Bogor, Jawa Barat. Perkemahan dibuka Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti bersama Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Budi Waseso pada Senin (31/8).

Abdul Mu’ti mengatakan Perkemahan Anak Indonesia Hebat merupakan bagian dari upaya memperkuat pendidikan karakter dengan pendekatan yang humanis dan partisipatif.

“Kegiatan ini adalah bagian dari penguatan pendidikan karakter yang kita selenggarakan dengan pendekatan yang humanis, inklusif, partisipatif dan penguatan hidden curriculum. Pramuka menjadi salah satu sarana untuk kita memperkuat pendidikan karakter dengan jiwa dan patriotisme kepanduan. Kepramukaan juga bagian dari upaya kami menumbuhkan rasa cinta tanah air, bersahaja, kebersamaan sesuai dengan tema perkemahan ini kita ingin agar ‘Tunas Aman Sekolah Nyaman’,” ungkap Mendikdasmen dalam keterangannya, Rabu (2/9/2026).

Menurutnya, kegiatan kepramukaan tidak hanya ditempatkan sebagai aktivitas di luar pembelajaran. Pengalaman selama perkemahan justru menjadi bagian penting dalam membentuk sikap disiplin, mandiri, bertanggung jawab, serta mampu bekerja sama dengan orang lain.

Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat Dasa Darma Pramuka yang mendorong peserta untuk membangun hubungan baik dengan sesama sekaligus memiliki kepedulian terhadap bangsa dan negara.

Mendikdasmen juga mengajak para peserta memaknai filosofi tunas sebagai gambaran harapan, optimisme, dan proses regenerasi. Ia berharap pengalaman selama lima hari dapat dibawa pulang dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui perkemahan ini kami ingin kalian semua menjadi tunas-tunas Indonesia menjadi anak-anak Indonesia yang hebat. Ikutilah semua kegiatan dengan sebaik-baiknya, jalin persahabatan, jalin kebersamaan, disiplin, dan tentu saja ciri Pramuka adalah saling bekerja sama, bahu-membahu dalam kita melaksanakan semua tugas yang diberikan kepada kita,” ungkapnya.

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemendikdasmen Gogot Suharwoto mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk menjalankan sejumlah program prioritas kementerian yang berkaitan dengan perkembangan anak.

“Maksud dan tujuan Perkemahan Anak Indonesia Hebat adalah menumbuhkan generasi muda yang berkarakter kuat, adaptif, kolaboratif, mandiri, tangguh, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang luar biasa,” ungkap Gogot.

Selama berada di lokasi perkemahan, peserta mengikuti berbagai aktivitas yang menggabungkan unsur pendidikan, rekreasi, kreativitas, dan kompetisi.

Agenda tersebut antara lain Ruang Perjumpaan, gelar wicara, kegiatan kepemimpinan, Giat Rotasi Budaya Sekolah Aman dan Nyaman, api unggun, seni budaya, kuis, hingga Pasar Gagasan berbasis STEAM yang mencakup Science, Technology, Engineering, Art, dan Math.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow