BEIJING, MyInfo.ID – Kegiatan pengabdian masyarakat bertaraf internasional digelar di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Beijing dengan mengusung tema besar “International Student Empowerment”. Program ini menyoroti tantangan nyata yang dihadapi mahasiswa Indonesia di luar negeri, terutama dalam menjaga keseimbangan antara studi, kehidupan pribadi, dan kesehatan mental.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Universitas Muhammadiyah Purwokerto dan PCIM Tiongkok, dengan KBRI Beijing sebagai fasilitator penyelenggaraan.
Dalam forum tersebut, dua akademisi hadir sebagai pemateri, yakni M. Hermin Endratno dan Herdian. Keduanya mengangkat isu penting terkait tekanan akademik dan adaptasi sosial yang dihadapi mahasiswa internasional.
Dr. Hermin menekankan pentingnya manajemen waktu sebagai kunci utama keberhasilan studi di luar negeri.
“Mahasiswa internasional sering menghadapi tekanan yang lebih kompleks, mulai dari adaptasi budaya hingga tuntutan akademik. Oleh karena itu, manajemen waktu untuk mencapai work-life balance menjadi kunci agar mereka tetap produktif sekaligus sehat secara mental,” ujar Dr. Hermin dalam keterangannya, Rabu (15/4/2026).
Menurutnya, keberhasilan akademik tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga kemampuan menjaga keseimbangan hidup.













