JAKARTA, MyInfo.ID – Presiden Prabowo Subianto menyoroti kondisi global yang saat ini diwarnai ketidakpastian dan berbagai tantangan yang berpotensi mengganggu stabilitas dunia. Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri Peringatan Nuzulul Qur’an tingkat kenegaraan tahun 1447 H/2026 M yang digelar di Istana Negara, Selasa (10/3/2026).
Dalam sambutannya, Presiden menilai dinamika geopolitik global saat ini semakin kompleks. Sejumlah negara memiliki kekuatan besar, namun upaya menjaga stabilitas dan perdamaian dunia masih menghadapi banyak tantangan.
“Di tengah dunia sekarang yang penuh ketidakpastian, bahkan penuh bahaya, di mana banyak pemimpin di dunia yang memiliki kekuatan besar tidak dengan lancar menjaga perdamaian yang kita perlukan, yang diperlukan oleh seluruh umat manusia,” ujar Presiden Prabowo dikutip dari keterangan tertulisnya, Rabu (11/3/2026).
Di tengah situasi dunia yang tidak menentu, Presiden menegaskan bahwa Indonesia harus memperkuat persatuan nasional sebagai modal utama menghadapi berbagai tantangan global.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kerukunan serta mempererat kebersamaan demi menjaga stabilitas bangsa. Menurutnya, solidaritas antarwarga menjadi fondasi penting untuk menghadapi kondisi dunia yang penuh risiko.
“Kita sebagai bangsa Indonesia bersama banyak-banyak bangsa lain, kita perlu untuk menggalang persatuan di antara kita, menggalang kerukunan di antara kita untuk menghadapi keadaan penuh ketidakpastian ini, untuk menghadapi keadaan yang penuh bahaya ini,” imbuh Kepala Negara.













