News  

Pakistan Serang Kabul, Ketegangan dengan Afghanistan Berubah Jadi “Perang Terbuka”

Serangan udara Pakistan menyasar sejumlah wilayah strategis di Kabul dan Kandahar. Foto: Tangkapan Layar

MyInfo.ID – Konflik antara Pakistan dan Afghanistan memasuki fase paling berbahaya setelah Islamabad melancarkan serangan udara ke ibu kota Afghanistan, Kabul, serta sejumlah kota lainnya. Eskalasi ini terjadi di tengah bentrokan berkepanjangan di sepanjang perbatasan kedua negara.

Dikutip dari Al Jazeera, situasi memanas pada Jumat ketika Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif menyatakan bahwa pemerintahnya sudah tidak lagi menahan diri terhadap otoritas Taliban di Afghanistan.

“Kesabaran kami telah habis. Sekarang ini adalah perang terbuka antara kami dan Anda,” kata Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif pada tanggal X.

Pernyataan tersebut muncul hanya beberapa jam setelah juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, mengumumkan bahwa Afghanistan tengah menjalankan “operasi ofensif skala besar” terhadap militer Pakistan di sepanjang Garis Durand, garis perbatasan yang memisahkan kedua negara.

Ketegangan ini bukan peristiwa mendadak. Dalam beberapa pekan terakhir, pertempuran di wilayah perbatasan terus terjadi, dengan kedua pihak saling mengklaim puluhan korban jiwa.

Bagaimana Bentrokan Ini Dimulai?

Menurut pejabat Pakistan, pasukan Afghanistan lebih dulu menyerang posisi militer mereka di dekat perbatasan. Serangan itu memicu respons udara dari Islamabad yang menargetkan sejumlah lokasi di Afghanistan, termasuk Kabul.

Serangan udara pertama dilaporkan terjadi sekitar pukul 01.50 waktu setempat pada Jumat dini hari. Pasukan Afghanistan merespons dengan tembakan anti-pesawat.

Koresponden Al Jazeera, Nasser Shadid, melaporkan bahwa rentetan serangan tersebut menandai eskalasi signifikan dibandingkan bentrokan sebelumnya.

Wilayah yang Terdampak Serangan

Menteri Informasi Pakistan Attaullah Tarar menyebut “target pertahanan Taliban Afghanistan” diserang di Kabul, Provinsi Paktia di tenggara, dan Kandahar di selatan. Pernyataan ini juga dikonfirmasi oleh juru bicara Taliban, Mujahid.

Associated Press melaporkan bahwa dua pangkalan brigade di Afghanistan hancur akibat serangan, mengutip pejabat keamanan senior Pakistan yang berbicara tanpa menyebut nama.

Media pemerintah Pakistan, Pakistan TV, bahkan mengklaim pasukannya telah “menghancurkan” sejumlah lokasi Taliban hanya dalam hitungan jam.

Sumber Pakistan menyebut sasaran mencakup markas brigade Taliban, gudang amunisi di Kandahar, serta sejumlah pos di sektor Wali Khan, Shawal, Bajaur, dan Angoor Adda.

Di sisi lain, Kementerian Informasi Pakistan juga menyatakan pihaknya menargetkan pasukan Taliban Afghanistan di distrik Chitral, Khyber, Mohmand, Kurram, dan Bajaur di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa.

Sepanjang Jumat pagi, suara artileri terdengar di sekitar perbatasan, termasuk di dekat penyeberangan penting Torkham. AFP melaporkan bahwa tentara Afghanistan bergerak menuju wilayah perbatasan tersebut.

Meski situasi tegang, penyeberangan Torkham tetap dibuka bagi warga Afghanistan yang kembali dari Pakistan, walaupun sebagian besar jalur darat masih ditutup sejak bentrokan Oktober lalu.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow