CARA mengusir kecoa bisa dilakukan dengan memanfaatkan beberapa bahan yang mudah ditemukan di rumah, seperti daun salam, lemon, bubuk kopi, hingga minyak peppermint. Meski terlihat sepele, kehadiran kecoa sering bikin penghuni rumah merasa tidak nyaman karena serangga ini bisa berkeliaran di dapur, kamar mandi, lemari, dan sudut ruangan yang lembap.
Kecoa juga berpotensi membawa kuman dari tempat kotor ke permukaan yang digunakan untuk menyiapkan makanan. Karena itu, keberadaannya tidak cukup diatasi dengan membunuh kecoa yang terlihat saja. Kebersihan rumah dan sumber makanan yang bisa menarik serangga ini juga perlu diperhatikan.
Ada beberapa bahan alami yang dapat dicoba untuk membantu mengurangi gangguan kecoa. Namun, efektivitasnya bisa berbeda-beda dan sebagian bahan lebih berfungsi sebagai pengusir sementara, bukan solusi untuk membasmi seluruh populasi kecoa.
1. Manfaatkan Aroma Daun Salam
Daun salam tidak hanya digunakan sebagai bumbu masakan, tetapi juga kerap dimanfaatkan sebagai pengusir serangga rumahan karena aromanya yang khas.
Untuk mencobanya, remas atau haluskan beberapa lembar daun salam, kemudian letakkan dalam wadah kecil di area yang sering dilewati kecoa. Pilih tempat seperti sudut dapur atau dekat lemari penyimpanan, tetapi jauhkan dari makanan dan peralatan makan.
Perlu diingat, aroma daun salam belum tentu efektif mengusir semua jenis kecoa. Jika serangga masih sering muncul, kombinasikan cara ini dengan pembersihan rutin dan penutupan celah tempat kecoa bersembunyi.
2. Gunakan Pasir Diatom dengan Hati-hati
Pasir diatom atau diatomaceous earth merupakan bahan berbentuk bubuk yang berasal dari sisa organisme mikroskopis bernama diatom. Jenis tertentu dapat membantu mengendalikan serangga dengan merusak lapisan pelindung tubuhnya sehingga serangga kehilangan kelembapan.
Jika ingin menggunakannya untuk mengatasi kecoa di rumah, pilih produk yang memang ditujukan untuk pengendalian hama di lingkungan rumah. Ikuti petunjuk pada kemasan dan hindari menghirup debunya.
Jangan mencampurkan pasir diatom dengan gula dan air secara sembarangan. Campuran basah dapat mengurangi efektivitas sebagian produk, sedangkan bentuk dan cara pemakaian yang tepat bergantung pada petunjuk produsennya. Jauhkan bahan ini dari anak-anak, hewan peliharaan, serta area persiapan makanan.
3. Coba Campuran Baking Soda dan Gula
Baking soda sering disebut sebagai bahan rumahan untuk mengendalikan kecoa. Campuran baking soda dan gula biasanya digunakan karena gula dapat menarik perhatian serangga, sedangkan baking soda diharapkan memberikan efek setelah tertelan.
Cara mencobanya cukup mudah, yaitu mencampurkan baking soda dan gula dengan perbandingan yang sama, kemudian menaruh sedikit campuran di wadah kecil pada area yang tidak terjangkau anak-anak maupun hewan peliharaan.
Meski populer sebagai cara mengusir kecoa, efektivitas campuran ini belum sekuat metode pengendalian hama yang sudah teruji. Jangan menaburkannya di dekat makanan, meja makan, atau permukaan tempat memasak. Jika kecoa terus muncul, gunakan metode pengendalian yang lebih terarah.
4. Bersihkan Area Rumah dengan Air Lemon
Lemon memiliki aroma segar yang bisa membantu mengurangi bau tidak sedap di rumah. Air perasan lemon juga dapat digunakan sebagai campuran pembersih ringan untuk sejumlah permukaan yang sesuai.
Campurkan sedikit air perasan lemon dengan air, lalu gunakan untuk mengelap permukaan yang tidak sensitif terhadap bahan asam. Setelah itu, bersihkan kembali jika diperlukan dan pastikan area tersebut tidak dibiarkan lembap.
Namun, air lemon bukan insektisida yang terbukti mampu membasmi kecoa atau menghentikan perkembangbiakannya. Hindari menggunakannya pada marmer, batu alam tertentu, dan permukaan lain yang rentan terhadap asam. Cara ini sebaiknya dipandang sebagai bagian dari kebersihan rumah, bukan satu-satunya solusi mengatasi kecoa.









