BANYUMAS, MyInfo.ID – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banyumas mengungkap kasus dugaan pemerasan yang dilakukan dengan modus mengaku sebagai anggota kepolisian. Dua pria ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga menakut-nakuti sejumlah remaja dan mengambil telepon genggam milik korban dengan dalih sebagai petugas kepolisian.
Kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang diterima polisi pada 21 Juli 2026 terkait dugaan pemerasan dan penipuan di wilayah Desa Pliken, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas.
Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus P. Silalahi mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (19/7) sekitar pukul 01.30 WIB.
Berdasarkan hasil penyelidikan, korban berinisial MF (15), warga Kecamatan Pekuncen, dan BK (15), warga Kecamatan Purwojati, datang ke Desa Pliken bersama sejumlah temannya untuk menyaksikan balap liar.
Setelah berada di depan sebuah gudang plastik, rombongan korban diminta meninggalkan lokasi oleh penjaga gudang. Mereka kemudian melanjutkan perjalanan pulang melalui jalan raya di Desa Pliken.
Namun, saat melintas di dekat Masjid Al Mutaqim, rombongan dihentikan oleh beberapa orang yang tidak dikenal. Para korban kemudian diarahkan menuju sebuah bengkel sepeda motor yang berada di sebelah timur SD Negeri 2 Pliken.
Di lokasi tersebut, para pelaku diduga meminta uang sebesar Rp4 juta kepada para korban.
Karena korban mengaku tidak memiliki uang, pelaku kemudian mengambil telepon genggam milik korban dengan alasan sebagai barang bukti dan mengaku sebagai anggota kepolisian.
“Di bengkel tersebut, para pelaku meminta uang sebesar Rp4 juta. Karena para korban mengaku tidak memiliki uang, pelaku kemudian mengambil telepon genggam milik korban MF, BK dan handphone milik rekan korban NA dengan dalih sebagai petugas kepolisian. Korban yang merasa takut akibat ancaman yang dilontarkan para pelaku akhirnya menyerahkan telepon genggam mereka,” terang Kapolresta Banyumas dalam keterangannya, Jumat (24/7/2026).
Setelah itu, korban bersama teman-temannya dibawa menuju Polsek Kembaran.















