Impor Minyak Mentah Tak Perlu Transit ke Negara Lain, Pemerintah Siapkan Storage di Indonesia

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyiapkan pembangunan storage minyak mentah dan kontrak pasokan jangka panjang untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Foto: Kementerian ESDM
banner 120x600

Meski Indonesia saat ini tidak lagi mengimpor minyak mentah dari kawasan Timur Tengah, kebutuhan crude nasional masih bergantung pada pasokan luar negeri.

Selain membangun infrastruktur penyimpanan, pemerintah berupaya memastikan ketersediaan pasokan melalui kontrak jangka panjang. Bahlil dijadwalkan mengunjungi sejumlah negara, termasuk India dan China, untuk mendapatkan kepastian pasokan energi.

Ia menegaskan langkah tersebut dilakukan atas arahan Presiden Prabowo, sekaligus memastikan ketersediaan BBM dan menjaga harga BBM bersubsidi.

“Rakyat Indonesia, tenang. Insyaallah saya akan memberikan jaminan, atas arahan dan perintah Presiden Prabowo, bahwa cadangan BBM kita dalam standar minimum nasional, harga tidak akan naik untuk BBM subsidi. Saya diperintahkan untuk mencari kontrak jangka panjang,” kata Bahlil.

Bahlil menggambarkan strategi pemerintah tersebut sebagai upaya bertahan menghadapi situasi global yang tidak menentu.

“Ini survival mode,” tegasnya.

Melalui pembangunan storage, pengadaan langsung antarnegara, dan kontrak pasokan jangka panjang, pemerintah berupaya menjaga ketersediaan energi nasional agar kebutuhan masyarakat serta kegiatan ekonomi tetap berjalan di tengah gejolak geopolitik.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow