News  

Revitalisasi SD Negeri Sinuian Dimulai, Dari Sekolah Rusak Menuju Ruang Belajar Layak

Revitalisasi SD Negeri Sinuian Dimulai, Dari Sekolah Rusak Menuju Ruang Belajar Layak. Foto: Kemendidasmen
banner 120x600

Selain itu, kebutuhan material bangunan diprioritaskan berasal dari toko-toko di sekitar sekolah. Skema ini diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi di tingkat lokal selama proses pembangunan berlangsung.

Revitalisasi SD Negeri Sinuian bukan program yang berdiri sendiri. Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda nasional pemerataan kualitas pendidikan, khususnya di wilayah yang masih memiliki keterbatasan infrastruktur.

Untuk Provinsi Sulawesi Utara, tercatat sebanyak 255 sekolah masuk dalam program revitalisasi tahun 2026. Beberapa wilayah prioritas meliputi daerah tertinggal, terdepan, dan terluar seperti Sitaro (21 sekolah), Sangihe (4 sekolah), dan Talaud (24 sekolah).

Pemerintah menekankan bahwa pembangunan fisik sekolah harus berjalan seiring dengan penguatan karakter peserta didik. Karena itu, program revitalisasi juga diiringi dengan implementasi berbagai kegiatan pembiasaan positif di sekolah.

Program seperti 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan Pagi Ceria menjadi bagian dari pendekatan tersebut. Kegiatan ini mencakup rutinitas berdoa, menyanyikan lagu kebangsaan, serta aktivitas positif di awal hari belajar.

Pendekatan ini diyakini mampu membentuk karakter siswa sekaligus menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif.

Revitalisasi SD Negeri Sinuian menjadi contoh bagaimana perbaikan fasilitas dan pembinaan karakter dapat berjalan beriringan. Model ini diharapkan dapat diterapkan secara luas, sehingga seluruh anak Indonesia memperoleh akses pendidikan yang layak, aman, dan bermakna.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow