RDMP Kilang Balikpapan Capai 99 Persen, Stok Pertalite Aman hingga 18 Hari

RDMP Kilang Balikpapan yang progresnya untuk memperkuat pasokan dan mengurangi impor BBM. Foto: Kementerian ESDM
banner 120x600

Selain menjaga stok, Bahlil meminta Pertamina memastikan distribusi BBM bersubsidi tepat sasaran. Pengawasan akan diperkuat bersama pemerintah daerah serta aparat penegak hukum dari TNI dan Polri, terutama untuk menindak praktik penimbunan BBM.

Tantangan pasokan masih ditemukan di sejumlah wilayah. Bahlil mengungkapkan, fenomena El Nino menyebabkan pendangkalan Sungai Kapuas, Kalimantan Barat, sehingga pengiriman BBM sempat terganggu.

Untuk mengatasi hambatan tersebut, Pertamina memanfaatkan kapal sebagai tempat penyimpanan terapung atau floating storage. BBM kemudian didistribusikan menuju wilayah tujuan melalui jalur darat.

Langkah ini dilakukan agar pasokan tetap menjangkau masyarakat meski jalur pengiriman melalui sungai mengalami kendala.

RDMP Kilang Balikpapan merupakan Proyek Strategis Nasional dengan nilai investasi 7,4 miliar dolar AS atau sekitar Rp126 triliun. Proyek ini menjadi salah satu investasi terbesar BUMN dalam satu lokasi.

Setelah beroperasi penuh, kilang tersebut diharapkan mampu memenuhi sekitar 22–25 persen kebutuhan BBM nasional. Peningkatan kapasitas pengolahan ini ditujukan untuk memperkuat pasokan dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor BBM.

Penyelesaian RDMP Balikpapan menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan energi nasional, sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow