News  

Prabowo Soroti Penanganan Bencana: Jangan Menunggu Kejadian Baru Bersiap

Presiden Prabowo Subianto. Foto: BPMI Setpres
banner 120x600

Sarana yang disiapkan antara lain helikopter, pompa air, kendaraan pemadam kebakaran, hingga ekskavator. Menurut Prabowo, kesiapan peralatan harus mengacu pada prinsip menyediakan lebih banyak daripada kekurangan saat bencana berlangsung.

“Saya minta pemikiran kita, dalam perencanaan kita gunakan prinsip lebih baik lebih daripada kurang. Artinya, ini juga nanti Menteri Sesneg siapkan juga, beritahu juga Menteri Keuangan, Menteri Bappenas. Berarti lebih banyak helikopter lebih baik, lebih banyak pompa air lebih baik, lebih banyak pemadam kebakaran lebih baik,” jelasnya.

Presiden juga meminta pemerintah menyusun master plan mitigasi bencana yang lebih menyeluruh. Rencana tersebut mencakup penguatan operasi udara, pemanfaatan kapal induk yang dapat dimodifikasi untuk mendukung helikopter dan drone, serta penambahan pesawat untuk operasi modifikasi cuaca.

Teknologi drone juga didorong untuk mendukung upaya pemadaman dari udara, khususnya ketika menghadapi kebakaran hutan dan lahan.

“Jadi kita persiapan mengatasi dan mitigasi itu jangan menunggu kejadian, jauh sebelumnya kita siapkan,” tegas Presiden.

Selain kebakaran hutan dan lahan, Presiden meminta penanganan dampak gempa di Flores terus dipantau. Kebutuhan dasar masyarakat di seluruh wilayah terdampak harus dipastikan segera terpenuhi.

Untuk memperoleh gambaran kondisi lapangan secara menyeluruh, Prabowo meminta laporan berjenjang dari pemerintah daerah dan sejumlah lembaga terkait.

Laporan tersebut melibatkan Kementerian Dalam Negeri, BNPB, BMKG, Badan Geologi Kementerian ESDM, TNI, dan Polri.

Aktivitas Gunung Anak Krakatau juga menjadi bagian dari pembahasan dalam rapat tersebut. Pemerintah diminta terus mengikuti perkembangan kondisi dan potensi dampaknya.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow