Keberadaan jembatan baru itu diharapkan mampu memangkas waktu tempuh warga yang selama ini harus memutar cukup jauh untuk menuju desa seberang maupun fasilitas layanan publik.
“Mudah-mudahan bisa membantu mobilisasi barang, meningkatkan ekonomi, memudahkan silaturahmi, dan akses masyarakat sehari-hari,” ujar Rofik.
Ia menambahkan, pembangunan jembatan juga sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Purbalingga dalam memperbaiki konektivitas dan akses transportasi masyarakat pedesaan.
Kepala Desa Kramat, Jarwani mengaku bersyukur karena impian masyarakat yang diperjuangkan selama bertahun-tahun akhirnya mulai terealisasi.
Menurutnya, jembatan tersebut akan sangat membantu warga terutama saat kondisi darurat kesehatan karena akses menuju fasilitas medis selama ini cukup jauh dan memakan waktu.
“Kalau ada kondisi darurat dan membutuhkan akses cepat, jembatan ini menjadi alternatif yang sangat tepat bagi masyarakat kami,” katanya.
Hal serupa disampaikan Kepala Desa Langkap, Wahyu Wibowo. Ia menyebut masyarakat menyambut antusias pembangunan jembatan karena warga sudah menunggu akses permanen tersebut sejak era 1970-an.
“Ini bukan hanya jembatan penghubung, tetapi juga jalur ekonomi masyarakat. Alhamdulillah akhirnya bisa terealisasi berkat dukungan Anggota DPR RI, Rofik Hananto, dan Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif. Semoga bermanfaat untuk semuanya,” ujarnya.















