“Momentum ini tidak hanya meresmikan sebuah program, tetapi juga meresmikan ketenangan bagi 1.065 pekerja rentan di Banyumas,” kata Bupati.
Pemkab Banyumas menargetkan cakupan jaminan sosial meningkat dari 37,18 persen pada 2025 menjadi 41,95 persen pada 2026.
Bupati juga mengajak aparatur sipil negara (ASN) untuk ikut berkontribusi dengan melindungi minimal satu pekerja rentan di lingkungan masing-masing.
“Jika gerakan ini berjalan secara masif, diprediksi akan ada penambahan kepesertaan jaminan sosial sedikitnya 15.000 orang pada tahun ini,” jelasnya.
Selain perlindungan tenaga kerja, pemerintah daerah juga menyoroti pentingnya akurasi data melalui Sensus Ekonomi 2026.
“Saya meminta dunia usaha untuk kooperatif dalam memberikan data yang jujur dan objektif,” tegas Bupati.
Ia menilai data yang valid sangat penting untuk mendukung perumusan kebijakan ekonomi ke depan.
Pemkab Banyumas berharap peringatan May Day tidak hanya menjadi ajang penyampaian aspirasi, tetapi juga ruang membangun sinergi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah.















