Sementara itu, Kepala Perum LKBN ANTARA Biro Jawa Tengah Teguh Imam Wibowo mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan untuk memperkuat kapasitas mahasiswa pegiat pers kampus.
Ia menyebutkan kegiatan di Purwokerto diikuti sekitar 40 mahasiswa dari sejumlah LPM di lingkungan Unsoed dengan tujuan meningkatkan kemampuan menghasilkan karya jurnalistik yang sesuai standar kantor berita.
Menurut Teguh, kemampuan menyusun berita yang akurat, faktual, dan memiliki kepentingan publik menjadi hal penting bagi mahasiswa pers kampus, baik untuk isu internal kampus maupun isu yang lebih luas.
Materi pelatihan mencakup teknik penulisan berita sesuai standar kantor berita agar produk jurnalistik mahasiswa dapat memenuhi kebutuhan berbagai platform media, mulai dari media cetak, media daring, hingga media sosial.
Melalui pelatihan tersebut, ANTARA berharap mahasiswa pegiat LPM Unsoed mampu menghasilkan karya jurnalistik yang lebih berkualitas dan responsif terhadap kebutuhan informasi publik.
Selain pelatihan jurnalistik, Perum LKBN ANTARA juga menggelar kuliah umum bertema “Literasi Media: Peran Kantor Berita dalam Membangun Peradaban Bangsa di Era Digital” di Auditorium FISIP Unsoed, Purwokerto, Jumat (8/5).
Kegiatan itu menghadirkan Direktur Utama LKBN ANTARA Benny Siga Butarbutar, jurnalis senior Virgie Baker, dan Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP Unsoed Edi Santoso.















