“Selama musim penerbangan haji, produksi avtur tetap mampu memenuhi peningkatan permintaan,” katanya.
Produksi avtur tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran distribusi energi sektor penerbangan, terutama untuk mendukung keberangkatan jamaah calon haji dari berbagai embarkasi di Indonesia.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR RU IV Cilacap, Agustiawan, menegaskan pihaknya terus menjaga keandalan operasional kilang di tengah tantangan global, termasuk dampak konflik geopolitik internasional.
“Kilang Cilacap memastikan operasional dan produksi tetap berjalan aman dalam berbagai situasi. Langkah mitigasi dan strategi pengamanan terus dilakukan agar suplai energi tetap terjaga sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Agustiawan.















