Area Manager Communication, Relations, & CSR Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, mengatakan penambahan stok dilakukan untuk memastikan pasokan LPG tetap aman hingga ke masyarakat.
“Kami memastikan tambahan pasokan LPG 3 kg ini dapat menjaga keandalan stok di lapangan, terutama di tingkat pangkalan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan LPG 3 kg selama perayaan Idul Adha. Tambahan tabung tersebut terdiri atas 1.087.860 tabung di Jateng dan 479.800 tabung di DIY. Harapannya dengan tambahan tabung tersebut masyarakat semakin merasa aman dan nyaman dalam menjalankan rangkaian ibadah Idul Adha dan libur panjang akhir Mei,” ujar Taufiq dalam keterangannya, Senin (25/5/2026).
Momentum Idul Adha hampir selalu diikuti peningkatan konsumsi LPG rumah tangga. Aktivitas memasak daging kurban dalam jumlah besar membuat kebutuhan energi masyarakat ikut meningkat dibanding hari biasa.
Karena itu, Pertamina mempertebal stok lebih awal agar distribusi LPG 3 kg tetap lancar dan tidak terjadi kelangkaan di lapangan.
Selain menjaga pasokan subsidi, Pertamina juga kembali mengingatkan masyarakat mampu agar beralih menggunakan LPG nonsubsidi seperti Bright Gas ukuran 5,5 kilogram dan 12 kilogram.
Menurut Taufiq, penggunaan LPG nonsubsidi menjadi bagian penting agar distribusi subsidi pemerintah tetap tepat sasaran bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Meskipun jumlah melimpah, kami juga mengimbau masyarakat agar bijak mengkonsumsi energi dan melakukan pembelian LPG 3 kg di pangkalan resmi Pertamina. Selain stoknya terjamin, harganya juga dipastikan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Masyarakat pun dapat dengan mudah mengetahui lokasi pangkalan terdekat melalui laman subsiditepatlpg.mypertamina.id,” tambahnya.















