Komandan Korem (Danrem) 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Sidik Wiyono, S.H., M.Tr.(Han.) mengatakan, kegiatan sosial memang sengaja dihadirkan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan.
Sebanyak 47 penyandang disabilitas ganda dari berbagai wilayah di Kabupaten Banyumas menerima santunan yang diserahkan secara langsung. Paket sembako dan dana tali asih diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka sekaligus menunjukkan bahwa keberadaan kelompok disabilitas tetap menjadi perhatian.
Bagi sebagian penerima, bantuan tersebut bukan sekadar barang atau uang, melainkan bentuk kepedulian yang memberi arti di tengah keterbatasan yang mereka jalani sehari-hari.
Sidik mengatakan, kegiatan tersebut tidak mungkin berjalan sendiri. Ada kolaborasi sejumlah pihak yang turut menopang pelaksanaan program, di antaranya Rita Ritelindo, Kapolres Banyumas, dan Dandim. Sinergi itu membuat kegiatan santunan bagi penyandang disabilitas ganda dapat dilakukan secara lebih terarah dan berkelanjutan.
“Untuk kegiatan hari ini, ini pemberian santunan kepada disabilitas ganda. Kami disupport oleh Rita Ritelindo, disupport oleh Pak Kapolres, disupport oleh Pak Dandim, sehingga kegiatan ini bisa dilaksanakan rutin setiap tiga bulan,” ujarnya.
Yang menarik, kepedulian tersebut tidak dirancang berhenti ketika rangkaian HUT Korem berakhir. Santunan bagi penyandang disabilitas ganda direncanakan menjadi program rutin yang digelar setiap tiga bulan.
Markas Korem 071/Wijayakusuma nantinya menjadi salah satu tempat pertemuan, ketika warga penyandang disabilitas dari berbagai penjuru Banyumas diundang untuk menerima bantuan sekaligus merasakan langsung perhatian dari jajaran Korem dan para pihak yang terlibat.
Para penerima santunan pun tidak hanya berasal dari satu wilayah. Mereka dihimpun dari berbagai pelosok Kabupaten Banyumas, membawa cerita dan perjuangan masing-masing.
Di balik paket sembako dan dana tali asih yang diterima, terselip pesan bahwa kepedulian sosial tidak seharusnya hadir sesekali. Perhatian kepada kelompok rentan diharapkan dapat terus dirawat melalui kolaborasi, sehingga bantuan tidak hanya menjadi bagian dari seremoni, tetapi benar-benar hadir secara berkala di tengah kehidupan masyarakat.
Ribuan Porsi Makan Gratis
Suasana semarak terasa sejak pagi ketika sekitar 5 ribu warga memadati rangkaian peringatan HUT ke-65 Korem 071/Wijayakusuma. Jalan sehat menjadi magnet utama yang mengundang masyarakat datang lebih awal.









