News  

Hari Lahir Pancasila 2026, Prabowo Tegaskan Ekonomi Nasional Harus Berpihak kepada Rakyat

Presiden saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026. Foto: BPMI Setpres
banner 120x600

JAKARTA, MyInfo.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga harus menjadi pijakan utama dalam membangun perekonomian nasional. Menurutnya, arah pembangunan ekonomi Indonesia harus berfokus pada kesejahteraan masyarakat, pemerataan hasil pembangunan, serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat.

Pesan tersebut disampaikan Presiden saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 yang digelar di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6/2026).

Dalam amanatnya, Presiden menekankan bahwa konsep Ekonomi Pancasila menempatkan nilai religius, kemanusiaan, dan persatuan sebagai fondasi utama dalam pengelolaan sumber daya serta pembangunan nasional.

Menurut Prabowo, kekayaan alam Indonesia tidak boleh dipandang semata-mata sebagai komoditas ekonomi yang hanya menghasilkan keuntungan jangka pendek. Sumber daya alam harus dikelola secara bertanggung jawab demi kepentingan masyarakat saat ini maupun generasi mendatang.

“Kita percaya bahwa kekayaan alam bukan sekedar komoditas ekonomi, kekayaan alam adalah Amanah Tuhan Yang Maha Esa yang harus dikelola secara bertanggung jawab untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat dan juga untuk anak dan cucu kita. Untuk masa depan, untuk generasi-generasi yang akan datang,” jelasnya.

Presiden menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak cukup hanya diukur melalui angka statistik. Menurutnya, pembangunan harus mampu memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat, terutama kelompok yang paling membutuhkan perhatian negara.

Ia mencontohkan pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak, kemudahan akses pupuk bagi petani, hingga perlindungan terhadap nelayan dan pekerja.

“Anak-anak kita, anak-anak, saudara-saudara yang paling lemah, paling miskin, paling tidak berdaya, harus memperoleh gizi yang cukup. Petani kita harus memperoleh pupuk yang tepat waktu dan harga yang benar. Nelayan kita harus memperoleh akses pasar yang adil dan harus dibantu dan harus diberdayakan,” tegasnya.

“Pekerja-pekerja kita harus memperoleh kesempatan penghidupan dan penghasilan yang layak. Nasib pekerja kita harus dilindungi, harus dibantu,” sambungnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa pembangunan ekonomi menurut prinsip Pancasila harus mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya kelompok tertentu.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow