Konsumen lainnya juga membagikan pengalaman serupa. Ia menyebut harga produk masker yang biasa dibeli mengalami kenaikan bertahap hanya dalam waktu singkat.
“Rutin beli merk B dari yg biasanya harga 9.900 td pagi jd 35.000 selang 1 jam jd 50.000. Menyebalkan banget,” tulis akun dollandda****.
Meningkatnya kebutuhan masker tidak terlepas dari penyebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Partikel abu yang terbawa angin dapat mengganggu aktivitas masyarakat, terutama ketika kualitas udara di suatu wilayah ikut terdampak.
Di tengah kondisi tersebut, masker menjadi salah satu perlengkapan yang diburu masyarakat. Namun, perubahan harga yang cepat di sejumlah platform e-commerce membuat sebagian konsumen mempertanyakan kewajaran kenaikan harga.















