Sementara itu, Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani menyambut baik kegiatan edukasi perpajakan yang menyasar generasi muda tersebut. Menurut dia, anak muda sedang berada dalam fase peralihan dari bangku pendidikan menuju dunia kerja dan usaha sehingga perlu dibekali pengetahuan yang memadai mengenai perpajakan.
Dia menilai, sosialisasi tersebut tidak hanya berfungsi meningkatkan kepatuhan wajib pajak, tetapi juga mendorong keterlibatan generasi muda dalam mengawasi penyelenggaraan pemerintahan di tingkat pusat maupun daerah.
“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan mereka lebih melek dan terbuka terkait dengan perpajakan,” kata Dimas.
Dia berharap, pemahaman yang lebih baik mengenai pajak dapat menumbuhkan kepedulian dan rasa memiliki generasi muda terhadap pembangunan. Pajak yang dibayarkan masyarakat diharapkan kembali dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik yang manfaatnya dapat dirasakan secara luas.
Selain memberikan pemahaman mengenai perpajakan, Gentax 2026 juga membahas perlindungan bagi korban kecelakaan lalu lintas, administrasi kendaraan bermotor, serta perbedaan antara Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).















