Sports  

Erick Thohir Soroti Dua Kematian Atlet di Porprov Jateng 2026

Menpora Erick Thohir. Foto: Kemenpora
banner 120x600

“Dua atlet muda kehilangan nyawa dalam satu ajang olahraga. Ini bukan sesuatu yang bisa kita anggap biasa. Kita tentu tidak boleh terburu-buru mengambil kesimpulan mengenai penyebab kedua kejadian tersebut. Namun, kita juga tidak boleh berhenti pada ucapan belasungkawa. Ada tanggung jawab besar untuk memastikan keselamatan atlet benar-benar menjadi prioritas, bukan hanya dalam aturan, tetapi juga dalam pelaksanaannya,” tegas Menpora Erick.

Ia juga mendukung kepolisian dan pihak terkait untuk mengusut penyebab meninggalnya Ayudiah secara objektif dan transparan. Hasil pemeriksaan diharapkan dapat memberikan kejelasan kepada keluarga sekaligus menjadi landasan perbaikan.

Menpora meminta KONI Jawa Tengah, panitia Porprov Jateng 2026, serta federasi cabang olahraga terkait melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar keselamatan atlet.

Evaluasi tersebut mencakup kesiapan fasilitas dan tenaga medis, prosedur penanganan kondisi darurat, hingga pendampingan atlet yang mengalami cedera dan membutuhkan perawatan lanjutan.

“Keselamatan atlet tidak hanya menjadi tanggung jawab ketika pertandingan berlangsung. Tanggung jawab itu harus mencakup seluruh proses, sejak persiapan, saat bertanding, hingga penanganan cedera dan pemulihan. Kita perlu memastikan setiap atlet mendapatkan perlindungan dan penanganan yang layak. Jangan sampai ada celah dalam sistem keselamatan yang justru membahayakan mereka,” kata Menpora Erick.

Menurut Erick, evaluasi standar keselamatan tidak boleh terbatas pada penyelenggaraan Porprov Jawa Tengah. Seluruh penyelenggara kompetisi olahraga di Indonesia juga perlu meninjau kesiapan dan penerapan perlindungan atlet di setiap tingkatan pertandingan.

“Kita ingin melahirkan atlet-atlet berprestasi dari berbagai daerah, tetapi prestasi tidak boleh dikejar dengan mengesampingkan keselamatan mereka. Kehilangan Syabilla dan Ayudiah adalah duka bagi olahraga Indonesia. Kita harus menjadikan dua kepergian ini sebagai pengingat untuk melakukan perbaikan nyata. Sebab, ukuran keberhasilan sebuah kompetisi juga termasuk dalam hal seberapa baik kita menjaga keselamatan setiap atlet yang berjuang di dalamnya,” pungkas Menpora Erick.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow