Pertemuan itu juga dihadiri oleh Anggota BAM DPR RI Kawendra Lukistian dan Daniel Johan.
Andre menyinggung sejumlah isu yang menjadi perhatian mahasiswa, antara lain terkait tunjangan anggota DPR dan kunjungan kerja ke luar negeri.
“Kita semua sudah paham, seluruh fraksi di DPR telah sepakat tunjangan perumahan dihapus, termasuk tunjangan lain yang masih dalam proses. Moratorium kunjungan kerja ke luar negeri juga sudah diberlakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Andre menekankan bahwa DPR berkomitmen meningkatkan kualitas kinerja, baik dalam rapat-rapat komisi maupun dalam pelayanan masyarakat di daerah pemilihan. Ia juga menegaskan perhatian DPR terhadap aspirasi mahasiswa terkait penegakan hukum.
“Pemerintah melalui Kepolisian sudah menjalankan penegakan hukum secara terbuka, termasuk pada kasus tabrak Saudara Affan. Dari sisi DPR, kami membuka diri untuk memenuhi tuntutan mahasiswa, tentu melalui proses yang ada,” pungkas Andre.












