News  

Cilacap Kembangkan SI PANDA Berbasis AI, Bantu Pemerintah Ambil Keputusan Ketahanan Pangan

SI PANDA Cilacap, pemerintah menargetkan setiap kebijakan terkait pangan dapat diambil lebih cepat, akurat. Foto: Kominfo
banner 120x600

Dengan sistem tersebut, pimpinan daerah dapat memantau perkembangan kondisi pangan secara langsung, termasuk ketika terjadi lonjakan harga maupun gangguan pasokan.

“Ini bukan membuat sistem baru di setiap dinas. Kami mengintegrasikan data yang sudah ada agar tampil dalam satu dashboard. Ketika terjadi fluktuasi harga atau persoalan pangan, pimpinan dapat segera mengambil keputusan berdasarkan data, bukan sekadar perkiraan,” ujarnya.

Pemanfaatan AI dalam SI PANDA, lanjut Buddy, akan memberikan hasil maksimal apabila seluruh perangkat daerah konsisten memperbarui data yang menjadi tanggung jawabnya.

Karena itu, Diskominfo meminta setiap OPD memastikan data yang disampaikan selalu akurat, lengkap, dan diperbarui secara berkala.

“Sebagus apa pun sistem atau aplikasinya, apabila datanya tidak diperbarui, hasilnya juga tidak akan optimal. Karena itu kami membutuhkan komitmen seluruh OPD untuk menghadirkan data yang akurat, lengkap, dan mutakhir,” katanya.

Dalam jangka pendek, SI PANDA ditargetkan mampu menghadirkan sistem informasi pangan berbasis AI yang terintegrasi di seluruh perangkat daerah. Selanjutnya, sistem tersebut diharapkan memperkuat koordinasi lintas sektor sekaligus membangun basis data historis yang dapat digunakan sebagai acuan dalam menyusun kebijakan pangan jangka panjang.

Sebagai salah satu daerah penghasil padi terbesar di Jawa Tengah, Kabupaten Cilacap membutuhkan sistem informasi yang mampu menyajikan kondisi pangan secara cepat dan akurat. Melalui SI PANDA, pemerintah daerah berharap dapat merespons gejolak harga lebih dini, menjaga stabilitas pasokan, serta merumuskan kebijakan ketahanan pangan yang lebih tepat sasaran berdasarkan data yang valid dan terkini.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow