Menurut dia, PMI Kabupaten Banyumas merupakan salah satu organisasi PMI yang memiliki kinerja baik. PMI Banyumas bahkan dinilai menjadi salah satu rujukan bagi PMI dari daerah lain.
Sadewo berharap dana yang terkumpul dapat dikembalikan dalam bentuk pelayanan dan bantuan yang bermanfaat bagi masyarakat, terutama untuk penanganan bencana dan membantu warga yang membutuhkan.
Ketua PMI Banyumas Nungky Harry Rahmat mengatakan Bulan Dana PMI menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial dan semangat gotong royong.
“Dengan dukungan berbagai pihak, PMI diharapkan dapat semakin optimal hadir ketika masyarakat menghadapi bencana maupun membutuhkan layanan kemanusiaan,” katanya.
Kepala Markas PMI Banyumas Ariono Poerwanto mengatakan dana Bulan Dana PMI akan diprioritaskan untuk kegiatan kebencanaan dan kesukarelawanan. Selain itu, dana juga digunakan untuk mendukung pembinaan generasi muda melalui Palang Merah Remaja (PMR) dan Korps Sukarela (KSR).“Yang utama kebencanaan,” kata Ariono.
PMI Banyumas juga memberikan perhatian kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan bantuan, termasuk para penderes. Bantuan diberikan antara lain dalam bentuk santunan dan paket sembako untuk kebutuhan selama 10 hari dengan nilai sekitar Rp750 ribu.
Dalam penanganan kekeringan, PMI Banyumas turut mendistribusikan bantuan air bersih. Ariono menyebutkan, PMI telah menyalurkan sekitar 1,6 juta liter air untuk membantu masyarakat yang terdampak kekurangan air.
Ia menegaskan dana Bulan Dana PMI tidak digunakan untuk membayar gaji pegawai. Dana tersebut sepenuhnya diarahkan untuk mendukung kegiatan kemanusiaan, penanganan bencana, serta aktivitas kesukarelawanan PMI.
Besaran sumbangan juga disesuaikan dengan kemampuan masing-masing pihak. Masyarakat dapat memberikan kontribusi mulai Rp3.000 atau Rp5.000, sedangkan sumbangan dari kepala organisasi perangkat daerah sekitar Rp350 ribu. “Kepala dinas sekitar Rp350 ribu,” ujar Ariono.
Ia berharap partisipasi masyarakat terus meningkat sehingga target penghimpunan Rp2,5 miliar dapat tercapai. Dana tersebut diharapkan menjadi salah satu penopang PMI Banyumas dalam memperkuat pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat.















