News  

Banyumas Mantu Nikahkan 30 Pasangan Pengantin Gratis, Tertua 63 Tahun

30 pasangan ikuti program Banyumas Mantu. Foto: Darmawan
banner 120x600

Di sisi lain, Banyumas Wedding Expo 2026 menjadi ruang promosi bagi pelaku usaha yang bergerak dalam industri pernikahan.

Ekosistem bisnis tersebut mencakup wedding organizer, dekorasi, tata rias atau MUA, fotografi, katering, busana, suvenir, hiburan, percetakan, hingga berbagai UMKM pendukung.

Menurut Agus, satu acara pernikahan dapat menggerakkan banyak jenis usaha sekaligus. Karena itu, expo dinilai menjadi kesempatan bagi pelaku industri wedding Banyumas untuk memperluas pasar dan meningkatkan kualitas layanan.

“Ketika ada satu pernikahan, ada banyak pelaku usaha yang ikut bergerak. Melalui expo ini, menjadi ruang untuk mempertemukan para pelaku usaha wedding dengan masyarakat. Saya berharap para pelaku usaha pernikahan di Banyumas terus meningkatkan profesionalisme, semakin kreatif, dan mampu naik kelas untuk menggarap pasar Banyumas yang sangat besar,” tambahnya.

Ketua Panitia Banyumas Wedding Expo 2026, Rumaisa, mengatakan rangkaian kegiatan telah berlangsung sejak Maret 2026. Selain sebagai sarana promosi industri pernikahan lokal, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 RI di Kabupaten Banyumas.

“Hari ini kita sampai di puncak acara sebagai wadah promosi, pembangunan, dan ajang yang memberikan kebermanfaatan nyata bagi masyarakat Banyumas,” ujar Rumaisa.

Program Banyumas Mantu juga melibatkan sejumlah pihak untuk memberikan layanan tambahan kepada peserta.

Rumaisa menyebut pasangan pengantin memperoleh kemudahan dalam pengurusan dokumen kependudukan terpadu melalui Dindukcapil dan Kemenag. Mereka juga mendapat bantuan Baznas, tabungan emas dari Pegadaian, serta layanan rias gratis dari DPC HARPI Melati Banyumas bersama MUA lokal.

Konsep acara tahun ini mengangkat tema Heritage Love Story. Tema tersebut mengambil inspirasi dari kearifan lokal kawasan adat Bonokeling di Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang.

Momentum tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk memperkenalkan pakem tata rias pengantin khas Banyumas yang diberi nama Sira Ayu Banyumasan.

Riasan tersebut menonjolkan ciri khas pais Capit Yuyu yang terinspirasi dari kisah pewayangan gagrag Banyumasan.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow