Menurut Sadewo, pihak Iran menyambut baik berbagai tawaran tersebut. Namun, realisasinya belum dapat dipastikan karena terkendala situasi geopolitik dan kondisi keuangan Iran.
“Pada intinya Duta Besar Iran sangat tertarik dengan tawaran kami. Kendalanya saat ini keuangan Iran sedang diblokir oleh Amerika Serikat akibat perang. Mudah-mudahan kalau perang selesai, ada realisasi,” ujarnya.
Pemkab Banyumas berencana mengundang kembali Duta Besar Iran untuk membahas peluang kerja sama secara lebih terperinci, terutama dalam bidang sepak bola dan kebudayaan.
Penjajakan ini juga direncanakan melibatkan kawasan eks Karesidenan Banyumas, yakni Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Cilacap, dan Banjarnegara.
Melalui kolaborasi lintas daerah tersebut, pemerintah berharap terbuka peluang pertukaran budaya, pengembangan olahraga, serta hubungan antarmasyarakat Indonesia dan Iran.
Meski mendapat sambutan positif, rencana kerja sama tersebut masih dalam tahap penjajakan. Pemkab Banyumas berharap pembahasan lanjutan dapat membuka jalan bagi realisasi program yang bermanfaat bagi masyarakat, termasuk penguatan layanan kesehatan dan pengembangan kebudayaan.















