Pelayanan Kesehatan dan Bantuan Sosial
Bakti TNI AD untuk Rakyat tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mencakup pelayanan kesehatan dan bantuan sosial bagi masyarakat.
Di Banyumas, sejumlah kegiatan telah rampung 100 persen. Kegiatan tersebut meliputi operasi bibir sumbing, donor darah, sunatan massal, nikah massal, pemberian kursi roda, bantuan alat bantu jalan berupa kruk dan walker, serta penyelenggaraan bazar murah.
Adapun penyaluran paket sembako baru mencapai 50 persen, sedangkan operasi katarak belum mencatat capaian dalam laporan perkembangan tersebut.
Di Kebumen, pelayanan pengobatan gratis ditargetkan menjangkau 1.000 orang dengan progres 20 persen. Bantuan untuk penyandang disabilitas berupa lima kaki palsu dan satu kursi roda telah terealisasi 100 persen. Operasi bibir sumbing yang menyasar satu orang juga telah selesai. Sementara itu, kegiatan penanaman 5.000 pohon belum mencatat progres.
Program Bakti TNI AD untuk Rakyat di Banyumas dan Kebumen secara resmi dibuka Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Pangdam IV/Diponegoro yang diwakili Irdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Denny Marantika di Alun-Alun Kecamatan Banyumas, Jumat (16/10/2026).
Program yang berlangsung hingga 16 Desember 2026 tersebut mencakup pembangunan infrastruktur, penyediaan air bersih, perbaikan rumah, peningkatan sanitasi, revitalisasi fasilitas umum, serta pelayanan kesehatan dan sosial.
Pemantauan akan terus dilakukan selama pelaksanaan program untuk mengetahui perkembangan setiap sasaran sekaligus memastikan kegiatan berjalan sesuai rencana.















