PURWOKERTO, MyInfo.ID – Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) kembali mengukir sejarah dengan menggelar Sumpah Profesi Apoteker ke-41 di Auditorium Ukhuwah Islamiah, Sabtu (27/9/2025). Acara ini menjadi tonggak penting bagi lulusan baru untuk meneguhkan komitmen moral sekaligus kesiapan profesional dalam mengabdi kepada masyarakat.
Rektor UMP, Prof. Dr. Jebul Suroso, memberikan apresiasi tinggi kepada lulusan dan menegaskan bahwa Fakultas Farmasi UMP berperan strategis sebagai “komandan” dalam bidang farmasi. Hal ini dibuktikan dengan status Program Studi Apoteker UMP sebagai satu-satunya yang terakreditasi unggul di Banyumas Raya.
“Dengan terbentangnya peluang kerja dan kesempatan mengabdi pada negara, dibutuhkan apoteker tangguh. Saya merangkumnya dalam konsep Apoteker SMART: Self Awareness tinggi untuk melayani dengan tulus, Motivation untuk meraih cita-cita, Adaptive terhadap perubahan dunia farmasi, Responsible pada diri dan profesi, serta Team Building untuk mencapai tujuan bersama,” ujar Rektor dalam keerangannya, Rabu (1/10/2025).
Ia menambahkan, sumpah profesi bukan sekadar simbol kelulusan, melainkan awal pengabdian. “Apoteker UMP harus bisa menjadi agen perubahan, tidak hanya kompeten secara keilmuan, tetapi juga memiliki integritas moral yang tinggi untuk melayani masyarakat,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Prof. apt. Didik Setiawan, M.Sc., Ph.D., perwakilan Ketua Kolegium Ilmu Farmasi Indonesia, menekankan bahwa sumpah profesi merupakan janji suci sekaligus kompas moral dalam setiap langkah apoteker.
“Profesi apoteker kini dihadapkan pada tantangan teknologi, penyakit tidak menular, hingga kesehatan jiwa. Karena itu, apoteker harus belajar sepanjang hayat, adaptif terhadap ilmu baru, dan mampu berkolaborasi lintas profesi,” jelasnya.













