News  

Menanam Kopi di Pesisir Segara Anakan, Patrapala Ikhtiarkan Konservasi dari Dataran Rendah

Di kawasan konservasi tersebut, rombongan menanam 100 bibit kopi jenis Liberica sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan. Foto: Istimewa
banner 120x600

CILACAP, MyInfo.ID — Perjalanan 81 aktivis lingkungan menuju kawasan konservasi di Segara Anakan, Kabupaten Cilacap, beberapa waktu lalu, berlangsung berbeda dari biasanya. Rombongan berangkat dari Markas Kopassus Daun Lumbung menggunakan satu perahu RIF dan empat LCR untuk menembus perairan menuju Arboretum Mangrove Konservasi Laguna Kawasan Segara Anakan Cilacap (Kolak Sekancil), Kecamatan Kampung Laut.

Setelah menempuh perjalanan sekitar satu jam, rombongan Badan Pembina Olahraga (Bapor) Pertamina melalui Pecinta Alam (Patrapala) Pertamina Patra Niaga RU Cilacap tiba di kawasan arboretum yang berada di tengah ekosistem mangrove tersebut.

Kegiatan itu bukan sekadar perjalanan menyusuri perairan Segara Anakan. Di kawasan konservasi tersebut, rombongan menanam 100 bibit kopi jenis Liberica sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan sekaligus pengembangan penelitian tanaman yang berpotensi tumbuh di wilayah dataran rendah.

Penanaman melibatkan sejumlah pihak, antara lain Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijayakusuma (SP PPWK), Manager Risk Management sekaligus Pembina Bapor Patrapala Dwi Jatmoko, BKSDA Cilacap, Green Earth Team, Kayuwangi Foundation, dan Kopassus.

Koordinator Patrapala, Fahmi Purnomo, mengatakan pemilihan kopi Liberica tidak dilakukan tanpa alasan. Tanaman tersebut dinilai memiliki karakteristik yang menarik untuk dikembangkan sekaligus diteliti karena mampu beradaptasi di wilayah dengan ketinggian rendah.

“Kopi jenis Liberica menarik diteliti karena merupakan jenis kopi yang dapat tumbuh di dataran rendah, bahkan pada ketinggian 0 meter di atas permukaan laut,” kata Fahmi.

Menurut dia, karakteristik tersebut menjadi salah satu pertimbangan penanaman Liberica di Arboretum Kolak Sekancil. Kawasan itu selama ini dikembangkan sebagai ruang konservasi sekaligus laboratorium mangrove binaan Pertamina Patra Niaga RU Cilacap.

Melalui penanaman tersebut, Patrapala ingin melihat sejauh mana tanaman kopi Liberica dapat tumbuh dan beradaptasi di lingkungan dataran rendah yang berada di kawasan pesisir. Karena itu, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada penambahan vegetasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya riset dan pembelajaran lingkungan.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow