BANJARNEGARA, MyInfo.ID – Pemerintah Kabupaten Banjarnegara bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dieng Pandawa resmi meluncurkan Dieng Culture Festival (DCF) 2026. Festival budaya yang telah menjadi ikon pariwisata Dieng tersebut dijadwalkan berlangsung pada 28-30 Agustus 2026 dengan mengangkat tema besar “Spirit of Harmony”.
Sebagai salah satu agenda unggulan nasional yang masuk dalam program Kharisma Event Nusantara (KEN), DCF 2026 tidak hanya menghadirkan atraksi wisata dan budaya, tetapi juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal secara berkelanjutan.
Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana, mengatakan bahwa Dieng Culture Festival telah berkembang menjadi contoh sukses pengelolaan pariwisata berbasis masyarakat yang mampu menjaga keseimbangan antara pelestarian budaya dan penguatan ekonomi daerah.
“Dieng Culture Festival adalah contoh nyata, bagaimana ekosistem wisata berbasis masyarakat bisa tumbuh tanpa meninggalkan identitas budaya. Ia tak hanya hiburan, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat, pemberdayaan UMKM, hingga menciptakan lapangan kerja,” ujar Amalia saat peluncuran DCF 2026 di Pendopo Dipayudha Adigraha, Rabu (3/6/2026).
Menurutnya, keberhasilan festival ini menunjukkan bahwa pengembangan sektor pariwisata tidak harus mengorbankan nilai-nilai budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Dieng.
Sementara itu, Ketua Pelaksana DCF 2026, Alif Faozi, menjelaskan tema “Spirit of Harmony” dipilih sebagai refleksi pentingnya menjaga keharmonisan antara manusia, budaya, dan lingkungan alam yang menjadi kekuatan utama kawasan Dieng.
Ia menegaskan bahwa konsep festival tahun ini tetap mengedepankan partisipasi aktif wisatawan dalam setiap rangkaian kegiatan.
“Kami mengundang wisatawan sebagai peserta yang terlibat langsung dalam berbagai atraksi, mulai dari kirab budaya, melukis caping, hingga aksi Dieng Bersih. Dengan sistem paket partisipan, festival ini dapat berlangsung mandiri dan berkelanjutan dari tahun ke tahun,” jelas Alif.
Konsep tersebut menjadi salah satu ciri khas Dieng Culture Festival. Pengunjung tidak hanya datang sebagai penonton, tetapi turut menjadi bagian dari pengalaman budaya yang disuguhkan selama festival berlangsung.















