News  

Stasiun Kutoarjo, Andalan Mobilitas Warga Purworejo dan Jalur Strategis Selatan Jawa

Stasiun Kutoarjo menjadi penghubung strategis berbagai kota besar di Jawa dengan layanan kereta api jarak jauh maupun lokal. Foto: Daop 5 Purwokerto
banner 120x600

PURWOKERTO, MyInfo.ID – Stasiun Kutoarjo terus memperkuat perannya sebagai salah satu simpul transportasi penting di jalur selatan Pulau Jawa. Tidak hanya menjadi gerbang utama mobilitas masyarakat Kabupaten Purworejo, stasiun ini juga menjadi penghubung strategis berbagai kota besar di Jawa dengan layanan kereta api jarak jauh maupun lokal.

Tingginya minat masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api terlihat dari tren peningkatan jumlah penumpang di Stasiun Kutoarjo dalam beberapa tahun terakhir. Hingga April 2026, rata-rata volume penumpang berangkat dan datang mencapai 116.672 orang per bulan.

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin mengatakan, Stasiun Kutoarjo memiliki posisi strategis dalam mendukung aktivitas masyarakat, mulai dari perjalanan kerja, pendidikan, hingga wisata.

“Sebagai gerbang transportasi Kabupaten Purworejo, Stasiun Kutoarjo melayani berbagai kebutuhan perjalanan masyarakat, mulai dari pekerjaan, pendidikan, hingga pariwisata. Lokasinya yang strategis menjadikan stasiun ini sebagai pilihan utama masyarakat dalam mengakses layanan transportasi kereta api,” ujar As’ad dalam keterangannya, Sabtu (9/5/2026).

Saat ini, Stasiun Kutoarjo melayani sebanyak 82 perjalanan kereta api jarak jauh setiap hari. Layanan yang tersedia pun beragam, mulai dari kelas ekonomi, eksekutif, hingga layanan premium seperti Suite Class Compartment dan Panoramic.

Selain kereta jarak jauh, stasiun ini juga melayani perjalanan KA lokal Prambanan Ekspres (Prameks) relasi Yogyakarta–Kutoarjo pulang pergi yang menjadi andalan mobilitas harian masyarakat.

Dari Stasiun Kutoarjo, penumpang dapat melakukan perjalanan langsung menuju sejumlah kota besar seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Malang, hingga Banyuwangi.

KAI juga menyediakan layanan kereta bersubsidi atau Public Service Obligation (PSO) dengan tarif terjangkau untuk masyarakat.

“Untuk perjalanan jarak jauh, KAI juga menghadirkan layanan kereta api dengan tarif terjangkau melalui skema Public Service Obligation (PSO), sehingga masyarakat dapat bepergian dengan biaya ekonomis tanpa mengurangi aspek keselamatan dan kenyamanan,” kata As’ad.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow