News  

Indonesia Klaim Tahan Krisis Energi Global, Ini Strategi ESDM

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat memberikan arahan dalam Apel Komandan Satuan TNI 2026 di Bogor, Rabu (29/4). Foto: Kementerian ESDM
banner 120x600

BOGOR, MyInfo.ID – Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjadi salah satu pilar utama dalam mewujudkan target swasembada energi yang masuk dalam agenda prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah menilai ketahanan energi bukan hanya soal pasokan, tetapi juga berkaitan langsung dengan stabilitas ekonomi hingga pertahanan negara.

Hal itu disampaikan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat memberikan arahan dalam Apel Komandan Satuan TNI 2026 di Bogor, Rabu (29/4). Dalam forum tersebut, Bahlil menyoroti posisi Indonesia yang dinilai cukup tangguh menghadapi tekanan krisis energi global.

Bahlil mengungkapkan, Indonesia saat ini menempati posisi kedua negara dengan ketahanan energi terbaik di dunia. Penilaian tersebut merujuk pada laporan Eye on the Market yang dirilis oleh J.P. Morgan Asset Management.

“Di tengah (kondisi) geopolitik itu melahirkan ketidakpastian terhadap seluruh pasokan energi global. Dan dunia hampir semua merasakan dampak ini. Dalam kondisi seperti ini, kita harus bersyukur di bawah kepemimpinan Presiden Bapak Prabowo Subianto yang notabenenya adalah alumni TNI, Indonesia dinilai oleh JP Morgan itu menjadi negara terbaik kedua di dunia yang mempunyai ketahanan energi,” ujar Bahlil dikutip, Kamis (30/4/2026).

Dalam laporan tersebut, Indonesia berada di bawah Afrika Selatan dan di atas Tiongkok. Penilaian dilakukan terhadap 52 negara konsumen energi terbesar yang mencakup sekitar 82 persen konsumsi energi global.

Ketahanan ini ditopang oleh produksi domestik minyak dan gas bumi (migas), cadangan batu bara yang melimpah, serta potensi energi baru terbarukan yang tersebar di berbagai wilayah.

Dari sisi produksi, pemerintah mencatat capaian lifting minyak pada 2025 berhasil menyentuh target APBN sebesar 605 ribu barel per hari (bph). Untuk tahun 2026, target tersebut dinaikkan menjadi 610 ribu bph.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow