News  

Taksi Green SM Buka Suara Soal Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Korban Tewas Jadi 7 Orang

Perusahaan taksi listrik Green SM Indonesia akhirnya angkat bicara terkait insiden kecelakaan kereta api di wilayah Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026), yang turut melibatkan satu unit kendaraan operasional mereka. Foto: @TMCPoldaMetro
banner 120x600

Sementara itu, tiga korban lainnya masih berada dalam kondisi terjepit di rangkaian kereta yang ringsek akibat benturan keras.

Dikutip dari Antara, Kepala Basarnas, Mohammad Syafii, mengatakan proses evakuasi berlangsung cukup lama karena petugas berupaya menghindari cedera tambahan pada korban yang masih menunjukkan respons.

“Tiga korban yang masih terperangkap masih proses evakuasi,” katanya.

Menurut Syafii, proses penyelamatan dilakukan sangat hati-hati karena korban yang masih terjepit diduga masih dalam kondisi hidup.

VP Corporate Communication PT Kereta Api Indonesia (Persero), Anne Purba, menyampaikan bahwa untuk sementara waktu Stasiun Bekasi Timur tidak melayani aktivitas naik dan turun penumpang.

Penutupan sementara dilakukan sebagai dampak langsung dari insiden operasional yang terjadi di wilayah Daerah Operasi 1 Jakarta tersebut.

KAI juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas gangguan perjalanan dan ketidaknyamanan yang terjadi akibat kecelakaan ini.

“Saat ini fokus utama kami adalah penanganan di lokasi serta memastikan keselamatan dan layanan bagi pelanggan tetap terpenuhi,” ujar Anne Purba.

Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses investigasi oleh pihak berwenang. Petugas gabungan dari Basarnas, kepolisian, dan tim teknis KAI masih berada di lokasi untuk menyelesaikan proses evakuasi sekaligus memulihkan jalur perjalanan kereta.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow