“Mari jaga bersama Kilang Cilacap bukan hanya sebagai tempat bekerja, tetapi sebagai rumah bersama yang aman, saling menghargai, dan saling menguatkan,” imbuhnya.
Sementara itu, Direktur Optimasi Feedstock & Produk Kilang Pertamina Internasional, Erwin Suryadi, dalam amanatnya mengingatkan pentingnya kehadiran serikat pekerja yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Salah satunya melalui kontribusi dalam pemberdayaan UMKM, sehingga kehadiran pekerja dan perusahaan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh lingkungan sekitar,” tegasnya.
Dalam sesi insight, Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB), Arie Gumilar, menyampaikan dukungan penuh terhadap rencana reintegrasi bisnis Pertamina Group. Federasi menyambut baik integrasi subholding Pertamina Patra Niaga, Kilang Pertamina Internasional, dan Pertamina International Shipping (PIS) ke dalam satu subholding downstream, yakni Pertamina Patra Niaga.
“Ini merupakan itikad baik untuk menyatukan kembali bisnis Pertamina sebagai satu entitas, sebagaimana amanat Presiden RI, Prabowo Subianto, agar Pertamina menjadi soko guru kemandirian dan kedaulatan energi nasional,” tegasnya.
Kegiatan Malam Pekerja ini juga semakin bermakna dengan kehadiran tokoh pengamat energi nasional, Ugan Gandar. Presiden SPPB periode 2004 – 2015 ini memberikan suntikan semangat dan motivasi kepada para pekerja untuk terus menjaga profesionalisme, solidaritas, dan kontribusi positif bagi perusahaan, masyarakat, dan bangsa.
Dalam kesempatan itu SPP PWK juga menyalurkan donasi untuk perjuangan FSPPB, donasi untuk bencana Sumatera dan Aceh yang disupport oleh lintas organisasi seperti SPP PWK, Bazma, BDI dan PWP, serta santunan untuk Panti Asuhan Al Awaliyah Maos dan Panti Asuhan Al Ikhlas Mertasinga, Cilacap.













