Pembina UKM KSR PMI Unit UIN Saizu Purwokerto, M. Misbah, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap ilmu yang diperoleh peserta dapat diteruskan kepada masyarakat dan sesama relawan.
“Harapannya ilmu yang diperoleh dapat ditularkan kepada masyarakat dan rekan-rekan sesama KSR sehingga peserta mampu menjadi pribadi yang lebih bermanfaat bagi sesama,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Bidang SDM PMI Kabupaten Banyumas, Irsyam Prihadi, menegaskan bahwa seorang fasilitator tidak hanya dituntut mampu berbicara di depan umum, tetapi juga menjadi penggerak dalam lingkungan sosialnya.
“Fasilitator harus mampu menjadi penggerak, pendengar, penyalur semangat, sekaligus penjaga nilai-nilai kemanusiaan di lingkungan sekitarnya,” katanya.
Ia juga mendorong para peserta pelatihan agar menjadi teladan dalam gerakan kemanusiaan serta mampu menciptakan ruang belajar yang inklusif dan menyenangkan untuk memperkuat solidaritas organisasi.
PMI Kabupaten Banyumas berencana menjadikan kegiatan kolaboratif semacam ini sebagai agenda rutin. Keterlibatan aktif relawan, khususnya dari kalangan perguruan tinggi, dinilai menjadi salah satu kunci penting dalam menjaga keberlanjutan misi kemanusiaan di Banyumas.















