Chief Sales & Marketing MyRepublic Indonesia, Iman Syahrizal, menegaskan bahwa akses internet kini menjadi kebutuhan mendasar masyarakat.
“Kami percaya akses internet bukan lagi sekadar kebutuhan, tetapi fondasi untuk membuka peluang. Melalui MyRepublic Air, kami ingin memastikan lebih banyak masyarakat Indonesia dapat terhubung, berkembang, dan berpartisipasi dalam ekonomi digital tanpa batasan lokasi,” ujarnya.
Selain jangkauan, aspek kualitas juga menjadi perhatian utama. Chief Technology Officer MyRepublic Indonesia, Hendra Gunawan, menekankan pentingnya stabilitas layanan.
“Bagi kami, kualitas jaringan tidak hanya soal kecepatan, tetapi juga konsistensi dan keandalan. Keberhasilan lulus ULO menjadi bukti bahwa MyRepublic Air dibangun dengan standar tinggi, sehingga siap memberikan pengalaman internet yang stabil bagi pelanggan di berbagai wilayah,” jelasnya.
Kehadiran MyRepublic Air dinilai sejalan dengan program pemerintah dalam mempercepat transformasi digital nasional. Akses internet yang lebih merata diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi digital, termasuk penguatan UMKM dan akses pendidikan berbasis teknologi.
Untuk mendukung kemudahan layanan, MyRepublic Indonesia juga bekerja sama dengan PT Rintis Sejahtera sebagai pengelola Jaringan PRIMA. Kolaborasi ini memungkinkan pelanggan melakukan pembayaran melalui berbagai kanal, seperti virtual account bank (BCA, Mandiri) hingga platform digital seperti Tokopedia, Blibli, dan Bank Syariah Indonesia.













