Donny menilai standardisasi harus menjadi solusi konkret yang mampu menjawab tantangan pembangunan sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Standardisasi tidak boleh hanya berhenti sebagai regulasi atau dokumen teknis, tetapi harus menjadi instrumen strategis yang mendukung pembangunan nasional, memperkuat daya saing industri, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Donny.
Selain fokus pada program prioritas nasional, Donny juga menyoroti pentingnya memperkuat landasan hukum sistem standardisasi nasional. Salah satunya melalui revisi Undang-Undang Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, dinamika perdagangan global, dan kebutuhan pembangunan masa depan.
Di sisi internal, BSN juga akan memperkuat kapasitas organisasi dan sumber daya manusia agar lebih responsif terhadap perubahan serta mampu menghasilkan kebijakan yang berdampak luas.
Donny bukan sosok baru dalam dunia standardisasi. Ia aktif mewakili Indonesia dalam berbagai forum internasional, seperti International Organization for Standardization (ISO), International Electrotechnical Commission (IEC), Asia Pacific Laboratory Accreditation Cooperation, dan International Laboratory Accreditation Cooperation.
Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal penting untuk memperkuat posisi Indonesia dalam perumusan standar global sekaligus memperluas kerja sama internasional di bidang standardisasi, metrologi, dan akreditasi.
Atas dedikasinya sebagai aparatur sipil negara, Donny juga pernah masuk dalam 10 Besar Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Teladan pada Anugerah Aparatur Sipil Negara 2018.
Dengan kepemimpinan baru, BSN diharapkan semakin optimal dalam menjalankan perannya sebagai penggerak inovasi, penguat daya saing industri nasional, sekaligus penjaga kepercayaan publik melalui sistem standardisasi dan pengukuran yang andal. Ketertelusuran pengukuran yang akurat dinilai menjadi kunci penting untuk mendukung perdagangan yang adil, kebijakan publik yang berbasis data, serta pembangunan nasional yang berkelanjutan.















