News  

KPK Amankan Rektor Unsoed dan 13 Orang Lain, 9 Masih Diperiksa

Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Foto: KPK
banner 120x600

PURWOKERTO, MyInfo.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 14 orang dalam OTT Unsoed yang digelar pada Kamis (20/8/2026). Dari jumlah tersebut, sembilan orang kini menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Operasi tangkap tangan tersebut menjadi sorotan setelah salah satu pihak yang diamankan adalah Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Akhmad Sodiq.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, belasan orang tersebut diamankan dalam rangkaian operasi yang berlangsung di dua wilayah, yakni Purwokerto dan Jakarta.

“12 orang di wilayah Purwokerto dan dua orang di Jakarta pada Kamis (20/8). Salah satu pihak yang diamankan adalah Rektor Unsoed,” kata Budi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (21/8/2026).

Dari 14 Orang, 9 Dibawa ke Gedung KPK

Budi menjelaskan, dari 12 orang yang diamankan di wilayah Banyumas, tujuh di antaranya kemudian dibawa ke Gedung Merah Putih KPK setelah menjalani pemeriksaan awal di Mapolresta Banyumas.

Sementara itu, dua orang lainnya yang diamankan di Jakarta langsung dibawa ke kantor KPK untuk dimintai keterangan.

Dengan demikian, jumlah pihak yang saat ini menjalani pemeriksaan di KPK menjadi sembilan orang.

“Sehingga sampai dengan saat ini pihak-pihak yang diamankan dalam rangkaian peristiwa tertangkap tangan tersebut dan sedang menjalani permintaan keterangan di KPK, total sejumlah sembilan orang,” ujarnya.

Rektor Unsoed Termasuk yang Diamankan

Dalam OTT tersebut, Rektor Unsoed Akhmad Sodiq menjadi salah satu pihak yang diamankan KPK.

Informasi mengenai keterlibatan sejumlah pejabat Unsoed mulai mencuat setelah tim KPK melakukan pemeriksaan di Mapolresta Banyumas pada Kamis siang hingga malam.

Sebelumnya, Wakil Rektor I Unsoed Prof Noor Farid dan Wakil Rektor III Unsoed Prof Norman Arie Prayogo diketahui berada di gedung Satreskrim Polresta Banyumas untuk menjalani pemeriksaan.

Norman bahkan meninggalkan Mapolresta Banyumas sekitar pukul 22.50 WIB dan menyampaikan bahwa pemeriksaannya akan dilanjutkan di Jakarta.

“Mau dilanjutkan ke Jakarta pertanyaannya,” kata Norman saat ditemui wartawan, Kamis malam.

Ia tidak memberikan penjelasan mengenai materi pemeriksaan. Norman juga langsung menuju kendaraan setelah seorang perempuan yang mendampinginya meminta agar dia tidak memberikan keterangan kepada wartawan.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow