News  

Ketegangan Selat Hormuz, Pemerintah Perkuat Koordinasi Untuk Perlintasan Kapal Indonesia

Pemerintah Indonesia memperkuat koordinasi lintas kementerian untuk memastikan keamanan pelintasan kapal nasional di kawasan Selat Hormuz. Foto: Pertamina International Shipping

Dari sisi operator, Pertamina melalui anak usahanya Pertamina International Shipping tengah menyiapkan berbagai kebutuhan teknis dan administratif.

Dua kapal yang akan melintas, yakni Pertamina Pride dan Gamsunoro, dipastikan dalam kondisi siap untuk menjalani perjalanan dengan aman.

“Prioritas kami tetap pada keselamatan seluruh awak kapal, serta keamanan kapal dan muatannya. Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia agar proses ini dapat berjalan dengan baik,” ujar Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron.

Selain memastikan keamanan jalur distribusi, pemerintah juga menyiapkan langkah mitigasi dengan memperluas sumber pasokan energi di luar kawasan Timur Tengah.

Kebijakan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk memperkuat ketahanan energi nasional melalui diversifikasi impor minyak.

Sepanjang 2025, Indonesia tercatat mengimpor 135,33 juta barel minyak mentah, dengan sekitar 19 persen berasal dari Arab Saudi. Sumber lainnya berasal dari Afrika, Amerika Serikat, Amerika Latin, Malaysia, serta negara lain, termasuk kerja sama pasokan BBM dengan Singapura dan Malaysia.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow