PURWOKERTO, MyInfo.ID – Banjoemas Heritage Week 2026 menarik perhatian masyarakat dengan jumlah pengunjung yang mencapai sekitar 1.500 orang hingga Sabtu (12/9/2026). Capaian tersebut menjadi sinyal bahwa sejarah dan warisan budaya Banyumas masih memiliki daya tarik ketika dikemas dalam kegiatan yang dekat dengan masyarakat.
Ajang yang berlangsung pada 10-13 September 2026 itu menghadirkan berbagai kegiatan bertema sejarah. Salah satu yang menjadi sorotan adalah perjalanan 130 tahun Serajoedal Stoomtram Maatschappij (SDS), perusahaan kereta api uap yang memiliki kaitan erat dengan perkembangan kawasan Lembah Serayu.
Ketua Yayasan Lestari Banjoemas Raya, Rizki Dwi Rahmawan, menyebut jumlah pengunjung tersebut sebagai respons positif terhadap upaya mengenalkan kembali sejarah daerah.
“Hingga Sabtu, 12 September, jumlah pengunjung Banjoemas Heritage Week 2026 sudah mencapai sekitar 1.500 orang,” katanya.
Pengunjung BHW 2026 datang dari berbagai latar belakang. Selain pegiat sejarah, kegiatan tersebut diikuti masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, hingga komunitas.
Menurut Rizki, keberagaman pengunjung menunjukkan bahwa sejarah lokal dapat diterima lebih luas ketika disajikan melalui kegiatan yang interaktif dan mudah diakses.
“Antusiasme ini menunjukkan bahwa masyarakat sebenarnya memiliki ketertarikan yang besar terhadap sejarah daerahnya. Tinggal bagaimana sejarah itu disampaikan dengan cara yang menarik dan mudah dijangkau,” ujarnya.
Karena itu, Banjoemas Heritage Week tidak hanya mengandalkan pameran sebagai sarana edukasi. Pengunjung juga diajak melihat kembali berbagai jejak perkembangan transportasi dan kehidupan masyarakat Banyumas pada masa lalu.















