News  

Banjoemas Heritage Week 2026 Tembus 1.500 Pengunjung, Sejarah Banyumas Kembali Jadi Magnet

Pengunjung melihat-lihat koleksi arsip Banjoemas Heritage Week 2026, di Hetero Space Purwokerto, Sabtu (12/9/2026). BHW
banner 120x600

Salah satu bagian yang mendapat perhatian adalah kisah SDS dan perannya dalam perjalanan transportasi di kawasan Lembah Serayu. Sejarah tersebut menjadi pintu masuk untuk memahami perubahan sosial dan perkembangan wilayah Banyumas dari masa ke masa.

Tingginya jumlah pengunjung menjadi dorongan bagi Yayasan Lestari Banjoemas Raya bersama Banjoemas History Heritage Community (BHHC) untuk terus membuat ruang belajar sejarah yang lebih terbuka.

Rizki berharap kegiatan semacam ini tidak berhenti sebagai agenda tahunan. Lebih jauh, BHW diharapkan dapat membantu membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga arsip, peninggalan sejarah, dan warisan budaya Banyumas.

Konsep tersebut membuat sejarah tidak hanya ditempatkan sebagai cerita masa lalu. Arsip dan peninggalan yang ada dapat menjadi sumber pengetahuan yang membantu masyarakat memahami perjalanan daerahnya.

Dengan pendekatan tersebut, generasi muda juga memiliki kesempatan untuk mengenal sejarah Banyumas melalui pengalaman yang lebih dekat dengan kehidupan mereka.

Rangkaian Banjoemas Heritage Week 2026 memasuki puncaknya pada Minggu (13/9/2026). Sejumlah agenda disiapkan untuk menutup kegiatan yang berlangsung selama empat hari tersebut.

Salah satunya adalah Malam Penganugerahan Koshta Sanggraha. Penghargaan ini diberikan kepada individu maupun komunitas yang dinilai memiliki kontribusi dalam pelestarian arsip dan sejarah.

Puncak acara juga dimeriahkan penampilan Sedulur Pantomime Purwokerto serta musisi blues asal Banyumas, Gendhit.

Rangkaian tersebut melengkapi agenda BHW 2026 yang sejak awal dirancang untuk mempertemukan sejarah dengan masyarakat melalui pameran, kegiatan edukasi, komunitas, dan pertunjukan.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow