“Kami berharap hasil pembangunan ini nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Karena itu, kerja sama antara TNI, pemerintah daerah, dan warga perlu terus dijaga agar pelaksanaannya berjalan sesuai sasaran,” ujarnya.
Pengobatan Gratis hingga Bantuan Kaki Palsu
Selain pembangunan fisik, Bakti TNI AD untuk Rakyat di Kebumen juga menghadirkan berbagai kegiatan sosial. Pelayanan pengobatan gratis dengan target 1.000 orang telah mencapai 20 persen.
Sementara itu, operasi bibir sumbing untuk satu orang, bantuan lima kaki palsu, dan bantuan satu kursi roda telah terealisasi 100 persen dari target. Adapun program penanaman 5.000 pohon belum mencatat progres dalam laporan per 19 Oktober.
Pelaksanaan kegiatan di wilayah Kodim 0709/Kebumen melibatkan 103 personel, terdiri atas 35 personel TNI, lima personel pemerintah daerah, 55 warga masyarakat, dan delapan anggota Linmas.
Di wilayah Kodim 0701/Banyumas, pekerjaan jalan rabat beton melibatkan 120 personel, yakni 40 personel TNI, 60 warga masyarakat, 10 anggota Linmas, dan 10 mahasiswa.
Program Bakti TNI AD untuk Rakyat di Banyumas dan Kebumen akan terus berjalan hingga 16 Desember 2026. Pembangunan infrastruktur dan pelayanan sosial tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi antara TNI dan warga dalam pembangunan daerah.















